Good Friday

warning: this post contains sensitive issues.

Gw agak setuju dengan teman gw Vania dalam twit ny

@vaniamarbun: Susah ya nulis Kematian Yesus Kristus instead of kematian isa almasih. Yg ngerayain kan orang nasrani aja, dan kt ga nyebut dia isa.
Dari agama yg gw imani, dan kitab yg gw imani.. Ga ada tuh nabi Isa a.s. mati. Jadi kalo orang nasrani mengimani Yesus mati, ya silakan aja.. ga usah juga bawa2 nabi Isa a.s. mati.

Karena sesunggunya dalam Quran Surat An Nisa ayat 157-158 tertulis:
"Dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya.
Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana."

My point is, gw juga ga suka dibilang kematian Nabi Isa a.s. Biar aja orang nasrani yg mengimaninya sebagai kematian Yesus.

Dan gw sangat setuju dengan retweet-an dita:
"@IslamicThinking: Every friday is #goodfriday in Islam. #islam #jummah"

 perlu diingat, gw jg menghargai agama lain, karena "Agamamu agamamu, agamaku agamaku"

0 comments:

Blog Archive


Free chat widget @ ShoutMix